Cloud computing untuk korporasi diperkirakan akan booming dalam satu atau dua tahun mendatang, menyusul adanya peningkatan aktivitas perusahaan dan kebutuhan akan efisiensi, serta pemahaman mengenai Cloud Computing itu sendiri.
“Satu atau dua tahun mendatang cloud akan booming,” kata Deputy VP Corporate Secretary Telkomsel, Aulia Ersyah Marinto.
Selain karena kebutuhan, para penyedia layanan ini, termasuk kalangan operator, juga akan semakin agresif dalam pengembangan layanan. Dalam bahasa sederhana, facebook itu identik dengan Cloud Computing. Untuk menikmati layanan ini dan menggunakan semua fitur yang ada, pengguna tidak perlu mengunduh aplikaasi atau menyediakan perangkat seperti server.
“Anda tinggal menggunakan saja, semua sudah diurus facebook,” kata Aulia memberi contoh.
Pendekatan yang sama diterapkan pada Cloud computing. Semua kebutuhan disediakan penyedia jasa, mulai dari teknologi, aplikasi, server, hingga jaringan. Pengguna cukup menyediakan peranti untuk mengakses, seperti desktop, laptop, tablet, netbook atau smartphone.
Ihwal layanan cloud computing Telkomsel, Aulia menyatakan bahwa layanan Business Connect yang dikembangkan bersama dengan Google, merupakan sebuah langkah awal.
“Saat ini baru dalam tahap penyediaan layanan berbasis web, selanjutnya akan berkembang sedemikian rupa,” kata Aulia.
Ke depan, layanan ini akan dikembangkan seiring dengan ketersediaan aplikasi dan dukungan jaringan yang lebih baik lagi.
“Setelah kita mengimplementasikan LTE, bisa saja dikembangkan layanan berbasis video. Layanan akan berkembang sesuai dengan kebutuhan korporat kita,” kata Aulia.
Business connect yang ditawarkan Telkomsel menawarkan komunikasi perusahaan berbasis web terintegrasi. Layanan ini difokuskan untuk pengusaha kecil dan menengah.
“Perusahaan lain juga bisa,” kata Aulia.
Pada busines connect tersedia layanan antara lain document sharing. Pada layanan ini jajaran manajemen suatu perusahaan bisa melakukan sharing document hingga editing dokumen dengan para staf yang berada di lapangan. Layanan lain adalah calendar, video chat, instant messaging. Semua layanan terintegrasi.
“Ini yang membedakan Google dengan layanan lain yang ada, dimana untuk setiap layanan harus menggunakan aplikasi berbeda-berbeda. Pada Business Connect semua ada dan terintegrasi,” ujar Aulia. (republika)
Ikuti lebih jauh tentang Cloud computing (Komputasi Awan) :
- Komputasi Awan Jamin Keamanan
- Pasar Privat Lebih Dominan di Komputasi Awan
- Komputasi Awan Jadi Strategi Bisnis Fujitsu
- Cloud Computing agar Teknologi Informasi Merakyat
- Fleksibilitas Layanan Komputasi Awan
















A beautiful and high quality information. this paper is accurate to be useful. Thanks to the author
An idea regarding to valentine day in your posting is very appreciable like this site. Keep post as well, thanks a lot….
belum ngge dengan yang namanya cloud computing bro, saya juga baru pertama kali ini dengar teknologi tersebut… tapi lumayan buat nambah wawasan
pernah denger istilah cloud computing tapi ga tau implementasinya gimana.
tunggu aja deh sepert apa jadinya
salam
Excellent post, thanks for collating the information. I have been searching google and yahoo for information related to this and it led me to your blog!
Hey {this is a|this can be a|it is a} {real|actual} cool {website|web site}…
Hey I found this web site to be actually interesting! Bookmarked!…
[...] Cloud computing is internet based computing. The computing power of multiple servers is coupled together to become something similar to a super computer or mainframe. In the sixties a book “The Challenge of the Computer Utility” by Douglas Parkhill was published which saw cloud computing. [...]