Inilah Cara Hilangkan Kecanduan Ponsel Pintar

kecanduan ponsel pintar berbahayaPonsel kini memang jadi alat vital yang sangat dibutuhkan, baik untuk bisnis mau pun untuk berkomunikasi. Bahkan dengan ponsel pintar fungsinya pun bertambah menjadi alat hiburan dan sosialisasi. Tapi sayangnya tambahan fitur itu malah membuat banyak orang yang kecanduan memakai ponsel. Terutama ponsel pintar seperti BlackBerry, Android, atau pun iPhone. Padahal penggunaan ponsel yang berlebihan bisa merugikan dirinya sendiri.

Itulah yang dikemukakan profesor Cary Cooper, pakar psikologi di Lancaster University, Inggris. Ia berharap pengguna bisa membatasi waktu memakai ponsel karena bisa berdampak negatif. “Melihat layar secara konstan membuat Anda menjauh dari orang, Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata, atau menghadapi masalah Anda,” ucap Cooper.

Ponsel pintar (smartphone) memang bisa membuat adiksi. Menurut Cooper, salah satu penyebabnya karena karena pengguna tidak pernah tahu kapan akan mendapat email, SMS atau pesan yang menyenangkan. Sehingga mereka terus mengecek handsetnya untuk mencari kesenangan.

“Menjadi subjek aliran data yang konstan atau overload informasi menghadirkan risiko nyata ketidakpedulian terhadap informasi yang benar-benar diperlukan, dan menjadikan Anda kurang mengontrol kehidupan,” ucapnya.

Inilah beberapa tips dari Cary Cooper untuk menghilangkan kecanduan ponsel, agar hidup menjadi lebih sehat, senang dan bergairah:

1. Kurangi pemakaian ponsel secara bertahap
Ponsel tetaplah benda yang sangat berguna sehingga tidak mungkin untuk tidak menggunakannya sama sekali. Bahkan tiba-tiba tidak memakai smartphone dari yang semula kecanduan bisa lebih merusak secara psikologis. Untuk melawan kecanduan, Cooper menyarankan untuk mematikan handset beberapa menit sehari, kemudian lebih lama pada hari-hari berikutnya.

2. Tahu tempat untuk menggunakan ponsel
Seseorang harus tahu dan menyadari kapan untuk tidak menggunakan handset. Seperti saat sedang berkendara karena bisa memecah konsentrasi dan berujung pada kecelakaan. Atau mungkin pada acara-acara sakral.

3. Banyaklah berbicara
Perbincangan di dunia nyata tak dapat digantikan dengan obrolan via ponsel atau berkirim pesan. Berbincang muka dengan muka memberi lebih banyak pemahaman apa yang dirasakan lawan bicara dan bagaimana respon yang tepat. Menurut Cooper, komunikasi banyak melibatkan bahasa tubuh dan hubungan yang nyata tak akan terjadi hanya dengan percakapan via ponsel.

4. Banyak berolahraga
Banyaklah berolahraga dan tinggalkan handset Anda. Olahraga bisa membuat sehat, perasaan senang dan bisa mengobati depresi yang mungkin terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan.

5. Ukurlah pemakaian ponsel
Seorang pengguna ponsel mungkin tidak menyadari betapa banyak waktu yang mereka pakai untuk menggunakannya dan apa saja yang telah mereka lewatkan. Padahal momen momen terbaik terjadi di dunia nyata, seperti ciuman pertama atau berbincang-bincang dengan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.

6. Gunakan dengan bijaksana
Ponsel tidak dapat dibantah bermanfaat bagi kehidupan. Misalnya, banyak aplikasi ponsel yang berguna untuk membantu hidup menjadi lebih baik atau sebagai sarana berkomunikasi dengan rekan yang jauh. Tapi menurut Cooper, alangkah baiknya untuk menggunakan handset dengan bijaksana sampai dalam taraf tidak mengganggu kehidupan sosial pengguna. [detikinet]

Artikel yang masih hangat tentang Kecanduan Ponsel

 

Related posts:

  1. Inilah Cara Memakai Fitur Smartphone dengan Ponsel Biasa
  2. Inilah Cara Menangkal Rayuan Virus di Chat Facebook
  3. Benarkah Ponsel Lebih Penting Ketimbang Seks?
  4. Inilah Tips Membeli BlackBerry Bekas
  5. Inilah Ponsel Perekam 3D Pertama Dunia
  6. Wow, Penjahat Cyber Incar Ponsel Androidmu
  7. Inilah 5 Masalah di Android Honeycomb
  8. Inilah Cara Mudah untuk Membuat Daftar Kontak
  9. Inilah Ponsel Walkman Android
  10. Gawat, Generasi Muda Kecanduan BlackBerry

Tags: , , , ,

Thanks for reading. Please comment for this post
Inilah Cara Hilangkan Kecanduan Ponsel Pintar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

Info

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin