Konser Kantata Barock Lebih nge Rock

Jumat malam, 30 Desember 2011, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, menjadi saksi kemunculan kembali band rock lawas Kantata Barock. Dengan mereformasi nama band hingga tambal-sulam personel, trio Iwan Fals, Setiawan Djody, dan Sawung Jabo, menyuguhkan penampilan segar. Meski konser nostalgia ini diiringi dengan aksi protes dari anak WS Rendra (alm), toh eforia ngerock kian menggila di Senayan. Setiawan Djody mengaku sudah meminta izin kepada janda WS Rendra, Ken Zuraida.

kantata barock live show di senayan jakarta 2011Hujan yang sempat mengguyur beberapa wilayah Ibu Kota, tak sampai menyentuh GBK. Cuaca yang cukup bersahabat pun memudahkan para penikmat dari lintas generasi untuk menjangkau lokasi konser. Plus, dengan gaetan band rock anyar, Kotak, penonton usia remaja pun ikut merapat. Pengamanan konser pun dikawal oleh sekitar 2.551 polisi. Pengamanan ini setara dengan penjagaan perhelatan pertandingan besar sepak bola.

Konser Kantata Barock itu dimeriahkan dengan tata panggung yang artistik, arahan Hanung Bramantyo. Foto Gayus jadi astronot pun muncul di atas panggung di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Janji mereka akan menyuguhkan penampilan yang penuh energi ketimbang sekadar konser nostalgia Kantata Takwa tahun 1991. Apa pun sajian mereka baik dari Kantata Takwa, Kantata Samsara, mau pun Kantata Revolvere.

Konser dibuka dengan lagu Padamu Negeri yang dinyanyikan beramai-ramai bersama para penonton. Sawung Jabo muncul seperti biasa dengan baju merah dan tutup kepala berwarna sama. Dia tampil bersama personel group lawasnya, Sirkus Barock, yakni Joel Tampeng (gitar), Toni Agusbekti Sutomo (bas), Endy Barqah (drum), Denny Yuda Kusuma (perkusi), Ucok (biola), serta Edi Darome (kibor).

Sedangkan Setiawan Djody, penyandang dana dan pemain gitar di Kantata, tampak ingin tampil prima meski kondisinya masih lemah karena baru sembuh dari sakit. Ia bermain tak jauh-jauh dari kursinya. Meski demikian, dia bermain cukup bersih. Yang menarik. Iwan Fals juga membawakan lagu Mata Dewa yang dikarangnya sendiri, bukan lagu Kantata. Lagu baru mereka adalah Mukjizat, Barong Bento, Megalomania, dan Ombak. Megalomania  bercerita tentang masyarakat Indonesia yang lebay.

Kantata Barock 2011 Lebih nge Rock konser di senayanLagu-lagu yang dibawakan Kantata Barock itu lebih keras. “Lebih progesif, dinamis dan heavy rock. Barock ini juga mengingatkan pada pembaharuan,” ujar Setiawan Djody.

Selain lebih ngerock, musik Kantata kali ini diperkaya oleh bunyi-bunyian perkusi tradisional. Gebukan drum dan perkusi lain terasa sangat kental pada hampir setiap lagu. Harmoni musik yang lebih ngerock, mungkin juga tak lepas dari semangat perjuangan yang terus membara. Semangat untuk mengajak anak-anak muda dan masyarakat Indonesia terus peduli situasi sosial politik yang karut marut. Masih dengan syair lagu-lagu yang pedas, penuh kritikan. “Kita mulai dari membongkar dan memperbaiki diri kita sendiri,”ujar Setiawan Djody.

Mereka menyanyikan 24 lagu, baik lagu-lagu lama mau pun lagu baru. Lagu lama yang populer masih dimunculkan, seperti Bento, Bongkar, Hio, Mata Dewa, dan lainnya. Sawung Jabo, salah satu pentolan Kantata Barock mengatakan lagu-lagu ini masih relevan dengan situasi saat ini.

Kantata Barock adalah formasi baru dari grup musik yang digawangi Iwan, Djody, dan Jabo. Berawal sebagai Kantata Takwa (1991), lalu namanya menjadi Kantata Samsara, lalu Kantata Revolvere, sesuai judul album yang dikeluarkan mereka. [tempo]

Kantata Barock 2011 lebih Ngerock

Video berita: Kantata Barock Bongkar Republik Kekerasan

Video berita: Kantata Barock di Republik Kekerasan 1

Video berita: Kantata Barock di Republik Kekerasan 2

Berita yang masih hangat tentang Konser Kantata Barock di Senayan 2011

Incoming search terms for the article:

>-video konser kantata barock,-konser kantata barok,-iwan fals megalomania,-video kantata barock,-youtube kantata barock,-kantata barok,-konser kantata barock,-video konser kantata barok,-lirik lagu iwan fals megalomania,-youtube video konser kantata barok,